Teknologi

Cara Kerja Internet of Things

Cara Kerja Internet of Things sebenarnya cukup sederhana. Hanya saja, Anda perlu 3 elemen penting agar konsep tersebut dapat berjalan sesuai keinginan. Elemen tersebut adalah Modul, Koneksi internet dan data.

Dimana ketiganya harus terkoneksi satu sama lain. Modul yang dibutuhkan adalah sebuah perangkat.

Dimana, mereka bisa bekerja karena koneksi dari wifi atau internet. Menariknya saat ini semua produk sudah lengkap.

Misalnya, ada blender, mesin cuci, televisi, kunci digital, dan masih banyak lagi peralatan Rumah Tangga yang sudah memiliki label, “Smart” atau adanya penambahan wifi. Jadi, tidak perlu dijalankan manual.

Cukup melalui telepon genggam saja, Anda sudah bisa menjalankannya tanpa perlu repot. Karena, semua laporan sudah tersedia berupa notifikasi.

Dengan begini semua bisa terpantau walau ditinggal untuk beraktivitas.

Bagaimana Cara Kerja Internet of Things?

Secara sederhana dapat diartikan seperti ini, pekerjaan yang dilakukan langsung antara mesin dengan mesin. Manusia hanya menerima hasilnya saja, bilamana harus ada yang diubah atau dilakukan tindakan segera ditangani.

Saat konsep smart living ini dijalankan, Anda hanya duduk manis serta memantau semua keadaan. Karena, beberapa pekerjaan sudah bisa dikerjakan sendiri secara otomatis. Walaupun tidak sepenuhnya.

Artinya seperti ini, saat ingin minum Jus Jeruk, Anda harus memasukkannya dulu ke dalam blender. Tidak mungkin, buah itu bisa berjalan sendiri dan masuk ke blender. Tetapi, hanya sebatas itu.

Pada teknologi internet of things setiap penggunanya akan diberikan beberapa unsur pendukung seperti sebuah sensor. Disinilah mereka akan memulai semuanya, perangkat tersebut sudah dibenamkan kepintaran, sehingga mampu mendeteksi beberapa hal.

Seperti, temperatur, suhu, sentuhan, sampai berbagai kebiasaan yang sering Anda lakukan. Semuanya ini akan terkumpul dalam data dan dialihkan menjadi perintah ke berbagai perangkat melalui koneksi wifi.

Oleh karena itu sangat penting memastikan salah satu komponen internet of things tersebut berjalan baik. Memang permasalahan jaringan seperti ini sedikit susah, penggunanya tidak tahu harus bagaimana.

Saat koneksinya tidak stabil tetapi, kesalahan ada pada pusat karena wilayah dan letak Geografis. Hal ini pula yang nantinya, akan menghambat konsep ini bisa berjalan sepenuhnya di Indonesia.

Harus diketahui pula, setiap perangkatnya mempunyai kapasitas masing-masing, seperti jarak, kecepatan atau stabilitas internet sampai kapasitas energi yang dibutuhkan serta mengacu pada kinerja mesin itu sendiri.

Cara Kerja Internet of Things Pada Setiap Perangkat

Setelah mengetahui cara kerjanya secara keseluruhan saat, melihat bagaimana konsep ini bisa dijalankan dalam setiap perangkat elektronik rumah Anda. Hanya saja ada komponen pendukung iot yang harus diperhatikan, yaitu sensor.

Inilah pembeda antara perangkat IOT dengan lainnya. Komponen tersebut akan mengubah jaringan pasif pada elektronik menjadi aktif. Contoh mudahnya seperti ini, penggunaan kunci digital dengan manual, dari bentuk sama.

Fungsi juga tidak jauh berbeda, hanya saja sensor didalamnya jadi pembeda walau tidak terlihat. Kunci digital mempunyai fasilitas alarm yang akan berbunyi otomatis, bila mendeteksi hal mencurigakan.

Penyematan kepintaran tersebut disematkan pada cara membuka. Semua data sudah tersimpan didalamnya, bagaimana cara membuka orang jahat dan pemiliknya langsung. Dari sini sensor akan merespons dengan membunyikan alarm.

Sehingga pemilik Rumah jadi tahu, bila ada orang yang mencurigakan akan masuk ke dalam. Komponen pendukung tersebut akan melaksanakan berbagai fitur serta fasilitas yang sudah disediakan didalamnya.

Selain sensor ada juga IOT gateway mempunyai peran dalam menghubungkan perangkat sensor tersebut ke internet serta jaringan cloud. Harus diakui cara kerja Internet of Things ini begitu rumit.

Karena, adanya penambah perangkat lagi berupa backend. Dimana, fungsinya adalah menyimpan berbagai macam data yang dilengkapi dengan analisa. Sehingga, semua fiturnya dapat berjalan baik tanpa adanya gangguan kinerja.

Cara Kerja Internet of Things di Berbagai Perangkat

Harus diketahui bahwa, beberapa perangkat tersebut mempunyai tingkatan layer berbeda. Penentuan tersebut akan mempengaruhi kinerja IOT dan Cost yang dibebankan. Dalam penerapannya mempunyai 4 level berbeda.

Ada level fisik, berhubungan langsung dengan perangkat, komunikasi mengenai jaringan, sistem pada masing-masing hardware. Terakhir adalah pengguna, dibagi menjadi dua antara bisnis meliputi industri atau level konsumen.

Tidak heran bila pada bagian Pengguna ini mereka selalu memilih fisik yang compact. Artinya, dari segi desain tidak terlalu besar atau bongsor sementara, untuk kapasitas serta kualitas sangat terjamin.

Saat ini, banyak mereka mulai produksi perangkat dengan basisi, “Smart” sehingga, menuju IOT semakin cepat terjadi. Harus diakui, kebutuhan perawatan cukup banyak hanya saja, membantu peran manusia secara menyeluruh.

Salah satu contoh internet of things yang dapat digunakan di rumah selain kunci digital adalah robo pembersih debu. Harus diakui, pekerjaan mereka memang memuaskan dan hasilnya sesuai harapan penggunanya.

Inilah perkembangan teknologi, semakin canggih dan berkualitas.

Hanya saja sebelum Anda membelinya mohon perhatikan dulu beberapa poin pentingnya. Terutama, cara kerja Internet of Things yang tidak lepas dari koneksi Internet.

Klik 2x Selengkapnya

Wahyu Blahe

Guru SEO, Blogger Medan, Public Speaker, Digitalpreneur, Konsultan Digital Marketing | WA: 085261199133

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button