Bisnis

Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen

Konsep dasar sistem informasi manajemen merupakan salah satu elemen penting dalam manajemen. Yang tentunya sistem ini merupakan sekumpulan unsur yang saling berkaitan satu sama lain.

Seperti yang diketahui, sistem informasi manajemen merupakan sebuah perangkat yang memberikan dukungan untuk tugas tertentu.

Bahkan, dalam perangkat lebih tinggi mampu memberikan rekomendasi keputusan untuk memecahkan masalah tertentu.

Pada praktiknya, sistem ini mampu memberikan banyak hal bagi pengguna. Bukan hanya untuk perusahaan, tapi juga memiliki andil besar di sector lain. Hal tersebut membuat sistem informasi manajemen sangat dibutuhkan.

Aspek pada sistem informasi manajemen atau SIM ini sendiri cukup luas. Untuk itulah diperlukan pengetahuan dasar supaya bisa mengelolanya.

Berikut ini adalah beberapa aspek dalam SIM yang perlu diketahui.

Beberapa Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Sebelum menuju ke konsep dasar sistem informasi manajemen, ada baiknya jika Anda mengerti tentang fungsinya terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda bisa lebih memahami tentang pentingnya SIM.

Membantu proses pengambilan keputusan

Fungsi pertama adalah memberikan dukungan untuk memutuskan sesuatu. Data terkumpul sebelumnya dapat memberikan indikasi tertentu pada laporan kinerja. Misalnya berapa besar keputusan tersebut relevan untuk diterapkan.

Di sisi lain, pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan terstruktur. Tahapan untuk memilih sebuah keputusan terbaik juga berdasarkan data. Oleh sebab itulah pada sistem lebih tinggi ada beberapa pilihan keputusan.

Membantu menemukan suatu masalah

Data masuk akan secara otomatis diolah dalam beberapa bentuk. Hal tersebut membuat kesalahan pada manajemen dapat terlihat. Dukungan ini mampu memudahkan operator ketika berada pada situasi sulit.

Masalah dapat terlihat jika ada keganjilan pada input dan output data. Sebagai tindak pencegahan, sistem akan secara otomatis memberikan alternative solusi. Operator bisa memilih salah satunya untuk diverifikasi.

Membantu membandingkan kinerja bisnis

Fungsi ketiga adalah memberikan perbandingan kinerja dari waktu ke waktu. History data akan tersimpan pada database semenjak pertama kali dipakai. Data inilah yang bisa memperlihatkan perbandingan kinerja bisnis.

Misalnya, kinerja di tahun lalu pada bulan yang sama menunjukan hasil lebih baik dari pada data tahun ini. Maka, dari perbedaan kinerja ini, operator bisa mengetahui sisi penurunan kinerja bisnis.

Membantu koordinasi antar departemen

Terakhir, SIM juga memiliki fungsi untuk koordinasi antar departemen. Pertukaran informasi dari setiap departemen bisa dilakukan lebih cepat. Dengan begitu, kinerja sebuah perusahaan juga lebih optimal.

Tahapan Proses Sistem Informasi Manajemen

Meskipun terlihat cukup mudah dan sederhana, tapi SIM memiliki proses yang diperlukan. Ada beberapa tahapan pada nantinya sangat berkaitan dengan konsep dasar sistem informasi manajemen.

Perencanaan

Proses pertama adalah proses perencanaan. Formulasi perencanaan perlu disusun secara rinci untuk mencapai tujuan tertentu. Biasanya, tujuan yang perlu dicapai merupakan sebuah target jangka panjang.

Pengendalian

Tahap selanjutnya adalah lanjutan dari tahap pertama. Rencana yang telah diformulasikan dan disusun secara rapi perlu diimplementasikan. Operator perlu melakukan monitoring sehingga dapat dilaksanakan secara semestinya.

Pengambilan Keputusan

Tahap terakhir setelah adanya monitoring adalah pengambilan keputusan. SIM akan membantu mengambil keputusan berdasarkan kemungkinan terbaik. Namun, bukan berarti operator tidak memiliki alternatif pilihan lain yang dapat diambil.

Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen

Dalam praktiknya, konsep dasar sistem informasi manajemen meliputi banyak aspek. Setidaknya ada 5 konsep di dalam SIM. Hal ini akan saling berkaitan satu sama lain.

Manusia

Manusia adalah aspek yang sangat penting dalam SIM. Perancangan, pengolahan, hingga pengembangan sistem tersebut sangat bergantung pada manusia. Inilah yang nantinya membuat sistemnya dapat digunakan demi mempermudah pekerjaan.

Informasi

SIM diciptakan untuk memberikan informasi secara akurat kepada operator. Informasi tersebut diperlukan dan dibutuhkan untuk menyelesaikan beberapa permasalahan. Salah satu diantaranya adalah memberikan alternatif keputusan.

Sistem

Seperti yang sudah Anda ketahui, SIM merupakan sebuah sistem besar yang terhubung dengan subsistem lainnya. Perangkat inilah yang menyimpan dan menyediakan database berkaitan dengan kinerja perusahaan.

Organisasi manajemen

Setiap perusahaan atau organisasi bisnis selalu dijalankan oleh organisasi manajemen. SIM juga tidak dapat dapat berjalan ketika hubungan internal organisasi manajemen tidak berjalan dengan baik.

Pengambilan keputusan

Konsep terakhir adalah pengambilan keputusan sebagai tujuan dari adanya SIM. Pilihan keputusan akan tersedia dalam beberapa alternatif. Operator perlu memilih mana keputusan terbaik yang perlu dijalankan.

Jenis Laporan Sistem Informasi Manajemen yang Sering Diberikan

SIM memberikan beberapa jenis laporan untuk operator. Biasanya, data realtime adalah laporan yang paling sering diberikan. Ini merupakan data dari waktu ke waktu yang secara otomatis masuk.

Laporan lain yang juga sering diberikan adalah laporan terjadwal. Operator bisa melakukan pengaturan untuk membuat laporan berkala setiap beberapa waktu. Dengan begitu, akan terlihat data pada waktu yang telah dijadwalkan.

Pada akhirnya, setiap aspek akan saling berhubungan satu sama lain. Konsep dasar sekalipun tetap dipengaruhi oleh komponen lain. Itulah yang membuat konsep dasar sistem informasi manajemen jadi lebih penting.

Artikel publish di wahyublahe.id pada kategori Bisnis. Semoga bermanfaat ya.

Klik 2x Selengkapnya

Wahyu Blahe

Guru SEO, Blogger Medan, Public Speaker, Digitalpreneur, Konsultan Digital Marketing | WA: 085261199133

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button