Bisnis

Wirausaha dan Kewirausahaan, Jauh Beda Artinya Bro!

Perbedaan wirausaha dan kewirausahaan itu bukannya tidak ada. Namun benar-benar ada dan mencakup sejumlah aspek. Jika dilihat secara sepintas, antara wirausaha dan kewirausahaan tampak tidak memiliki perbedaan karena tulisannya yang serupa.

Bagi yang menggeluti dunia usaha, kedua istilah ini bukanlah hal yang asing.

Perbedaan antara wirausaha dan kewirausahaan ini sebaiknya dipahami dengan betul oleh orang-orang yang ingin terjun di dunia usaha.

Akan tetapi untuk orang awam, ada kemungkinan masih sulit untuk membedakannya. Apabila Anda ingin menambah pengetahuan seputar perbedaan wirausaha dan kewirausahaan, bisa menyimak penjelasan berikut ini :

Perbedaan dari Segi Definisi

Bahkan perbedaan wirausaha dan kewirausahaan sudah tampak dari segi definisinya. Walaupun tampak serupa, namun wirausaha dan kewirausahaan tidak bisa dianggap sama. Berikut penjelasannya:

Wirausaha

Jika hendak dijabarkan, maka wirausaha ialah orang-orang yang berani dalam melakukan usaha secara mandiri dengan menggerakkan berbagai sumber daya serta upaya.

Hal ini mencakup kepandaian dalam mengenalkan produk baru, menetapkan bagaimana produk baru akan dibuat, membuat susunan operasi untuk membuat produk baru, dan memasarkan produk tersebut sampai dengan mengatur modal untuk operasi guna mendapatkan keuntungan.

Intinya, seorang wirausaha akan melakukan banyak kegiatan sekaligus, yakni menentukan jenis produk, memproduksi produk, mengenali pangsa dan karakter pasar serta wilayah strategi, menemukan pelanggan, menciptakan teknik marketing yang tepat serta mengembangkan usaha yang telah dimiliki.

Semuanya itu dilakukan tanpa mengurangi fungsi dari sumber daya yang tersedia. Selain itu, wirausaha juga bisa diartikan sebagai seorang yang berani dalam mengambil risiko serta melihat peluang untuk dilakukannya sebuah usaha.

Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan kemauan atau sikap untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

Selain itu, kewirausahaan juga bisa diartikan sebagai kemampuan pelaku usaha dalam mengerahkan sekaligus memanfaatkan berbagai faktor produksi dan berbagai sumber daya yang ada dalam perjalanan usaha.

Dari pengertian ini bisa diketahui bahwa konsep kewirausahaan ialah mengukur hingga sejauh mana kemampuan pengusaha di dalam mengelola semua sumber daya yang ada seperti aset, material, hingga waktu agar usaha terus berkembang di waktu yang akan datang.

Dari apa yang sudah dijabarkan di atas, bisa diketahui bahwa perbedaan wirausaha dan kewirausahaan yang sangat mencolok ialah wirausaha itu adalah pelaku usaha sedangkan kewirausahaan ialah keahlian, kelihaian serta kemampuan si pelaku tersebut.

Dari Segi Ciri-Ciri yang Ditunjukkan

Dari berbagai pengertian yang sudah dijabarkan sebelumnya, sekarang Anda sudah bisa membedakan wirausaha dengan kewirausahaan bukan? Akan tetapi, masih ada faktor pembeda lainnya yang membuat wirausaha dan kewirausahaan tidak bisa dianggap sama.

Salah satu faktor pembeda ini ialah ciri-cirinya.

Adapun ciri-ciri kewirausahaan ialah sebagai berikut:

  1. Menciptakan transaksi
  2. Bersikap santun, jujur serta berani
  3. Mampu melakukan komunikasi dan negosiasi dengan baik serta ramah dalam memberikan pelayanan
  4. Tidak melakukan perdebatan yang tidak penting dengan calon pelanggan
  5. Mengenali produknya dengan sangat baik
  6. Yakin dengan berbagai produk yang sudah dimilikinya

Sedangkan ciri-ciri wirausaha ialah sebagai berikut:

Mempunyai Semangat dan Berkemauan Keras

Ciri yang pertama ini sangat mudah untuk terlihat. Seorang wirausaha umumnya akan selalu bersemangat dalam menjalankan usahanya dan memiliki kemauan yang keras untuk berhasil dengan usahanya itu.

Bisa dikatakan bahwa memang ini adalah hal yang harus dilakukan setelah seorang wirausaha memutuskan untuk membangun usaha sendiri. Tanpa semangat dan kemauan yang keras, sulit bagi usaha untuk berkembang, apalagi jika didukung dengan sikap malas-malasan.

Berani Mengambil Risiko

Seseorang baru bisa disebut sebagai wirausaha jika dia berani dalam mengambil risiko. Namun, mengambil risiko di sini jangan diartikan dengan mengambil risiko secara sembarangan, ya. Pasalnya, mengambil risiko yang dimaksud ialah yang dibarengi dengan perencanaan.

Hampir setiap rencana memiliki risiko dan setiap pilihan juga memiliki risiko. Jika risiko ini dianggap sebagai hal yang menakutkan, maka usaha akan susah berkembang.

Sebaliknya, jika risiko tersebut diterjang dengan perencanaan yang matang sebelumnya serta sudah dilakukan pengamatan berdasarkan data-data yang ada, ini justru memperlebar kemungkinan seorang wirausaha akan sukses dengan usahanya.

Mampu Melakukan Analisis dengan Tepat

Seseorang juga baru bisa dikatakan sebagai wirausaha apabila yang bersangkutan sudah memiliki pengetahuan yang tepat dalam melakukan analisis yang tepat. Analisis ini dilakukan terhadap data-data dan fakta yang ada untuk bisa membuat keputusan yang terbaik untuk usaha.

Berani dan Memiliki Daya Kreasi

Seorang wirausaha umumnya adalah orang-orang yang peka dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat atau orang-orang di sekitarnya. Pasalnya, dari sinilah nanti akan muncul peluang yang sangat bagus bila dimanfaatkan.

Setelah peluang berhasil ditemukan, maka seorang wirausaha juga harus berani dalam memanfaatkannya. Namun juga bukan sembarangan dalam memanfaatkannya, melainkan menggunakan segenap daya kreasinya untuk menciptakan produk terbaik.

Menatap Masa Depan

Seorang wirausaha sejati juga tidak akan berpikir masa sekarang saja, karena mereka umumnya juga akan memikirkan situasi di waktu yang akan datang. Contoh mudahnya ialah mencari peluang yang tepat akan membuat usaha tetap hidup hingga masa yang akan datang.

Untuk itu, seorang wirausaha memang sebaiknya selalu menambah wawasannya dan membuka diri terhadap hal-hal baru sehingga dia bisa mengembangkan ide untuk membuat produknya lebih unggul dari para pesaingnya.

Berorientasi Pada Hasil

Menjadi wirausaha juga meminta seseorang untuk berorientasi pada hasil yang sudah dicapai. Hal ini penting untuk diperhatikan mengingat di dalam dunia usaha akan selalu ada hambatan yang dapat membuat pelakunya menjadi menyerah.

Akan tetapi sebenarnya jika mau diambil hikmah, hambatan ini adalah tantangan untuk terus memacu semangat demi mencapai hasil sesuai dengan yang direncanakan.

Memiliki Jiwa Kepemimpinan

Karena wirausaha berarti orang atau pelaku yang mendirikan usaha, maka sudah tentu seorang wirausaha akan menunjukkan ciri yang satu ini. Apabila ada wirausaha yang tidak menunjukkan jiwa kepemimpinan, apa jadinya usaha yang telah dirintisnya. Tentu akan susah dijalankan.

Pasalnya, dengan menjadi seorang wirausaha, orang itu menjadi bos atau pemimpin untuk usahanya sendiri, baik itu memiliki karyawan maupun tidak. Apabila muncul masalah yang tidak diinginkan, maka sebagai bos, orang tersebut juga harus sigap dalam menghadapinya.

Seorang bisa juga harus memikirkan solusi terbaik apa yang bisa dilakukan untuk keluar dari masalah tanpa perlu mengorbankan salah satu pihak.

Bukan hanya itu saja, seorang bos juga harus bisa memimpin karyawannya dengan baik supaya kinerjanya bagus demi kepentingan perusahaan

Selalu Tampil Percaya Diri

Memiliki jiwa kepemimpinan juga harus dibarengi dengan rasa percaya diri yang cukup. Karena percuma memiliki jiwa kepemimpinan jika seseorang ternyata tidak percaya diri untuk melakukannya.

Setidaknya percaya diri dan yakin bahwa usaha yang dijalankan ini akan sukses dan memberikan hasil sesuai dengan yang diinginkan. Sedikit banyak rasa percaya diri ini bisa menjadi motivasi tersendiri agar tidak mudah menyerah mengembangkan usaha.

Nah itu tadi perbedaan wirausaha dan kewirausahaan, semoga bermanfaat ya.

Baca Selengkapnya

Wahyu Blahe

Guru SEO, Blogger Medan, Public Speaker, Digitalpreneur, Konsultan Digital Marketing | WA: 085261199133

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button