Teknologi

Sistem Informasi Manajemen Aset Berbasis Web

Sistem informasi manajemen aset berbasis web merupakan seperangkat sistem yang akan membantu mengelola semua aset perusahaan. Perangkat tersebut memberikan dukungan kinerja perusahaan sebagai pengelola, pengawas, hingga pengontrol aset.

Seperti yang sudah diketahui, ada banyak sekali jenis aset yang perlu dikelola.

Gedung, tanah, alat-alat elektronik, hingga mesin-mesin merupakan sebagian kecil saja. Semanya tercatat dalam Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan No.07.

Secara teknis, aset bisa disebut sebagai barang tidak habis pakai atau non-consumable. Barang tidak habis pakai juga harus dapat digunakan setidaknya 12 bulan. Itulah mengapa aset akan bertambah setiap tahun.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi seputar manajemen aset berbasis web. Hal ini sangat penting untuk memaksimalkan setiap peluang dan potensi dari setiap aset.

Berkenalan dengan Manajemen Aset

Tindakan berupa manajemen aset diperlukan untuk mengambil keputusan yang tepat. Aset, bukan hanya sekedar dicatat atau diinvetarisasi saja. Namun, pada kenyataannya perlu dilakukan optimalisasi pada setiap sarana dan prasarana.

Perlu diketahui bahwa manajemen sebuah sarana dan prasarana perlu mempertimbangkan berbagai sudut pandang. Dalam sistem ini, sebuah sarana akan dilihat dari tingkat fungsinya, usia, hingga tingkat peluangnya.

Setiap tahun, setiap sarana dan prasarana perlu dilakukan review secara sistematik. Review ini akan menunjukan mana aset yang masih bisa dipakai dan tidak. Jika tidak, maka perlu dilakukan penggantian.

Oleh sebab itulah sistem informasi manajemen aset berbasis web ini diperlukan. Perangkat akan mempermudah kinerja dengan dukungan teknologi. Inventarisasi juga bisa dilakukan dengan hasil data lebih akurat.

Pentingnya Menjaga Aset dengan Benar

Perlu diketahui bahwa perusahaan memiliki banyak aset. Setiap tahun, ada aset diganti dan ada juga yang masih bisa dipakai. Oleh sebab itulah pentingnya menjaga sarana dan prasarana penting bagi perusahaan.

Menjaga Nilai Aset

Salah satu tujuan utama adanya sistem informasi manajemen aset berbasis web adalah untuk menjaga nilai dari sebuah aset. Adanya kerusakan kecil akan mampu menurunkan nilai jual dan memberikan kerugian.

Lalu, apa yang diperlukan sebuah perusahaan untuk menjaga nilainya. Biaya operasional adalah salah satu cara jika ingin nilainya tetap terjaga. Memang, bagi sebagian pihak hal ini memiliki sisi kerugian tersendiri.

Namun, jika dibandingkan dengan penurunan nilai aset yang mungkin jauh lebih besar, maka hal tersebut sebanding. Pada akhirnya, tindakan pencegahan seperti ini akan menghasilkan sebuah output dengan hasil lebih besar.

Monitoring Penyusutan Aset

Aset tetap dan jangka panjang memiliki risiko berupa penyusutan nilai. Hal ini tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pemakaian dalam jangka waktu lama bisa menurunkan nilai dan fungsi sebuah aset.

Hadirnya manajemen berbasis web mampu memantau setiap nilai penurunan. Dalam sistem ini, sarana dan prasarana akan dihitung berdasarkan perkembangan pasar. Artinya, nilai penyusutan bisa dikontrol serta dimonitor setiap saat.

Hal ini sangat penting untuk menjaga supaya nilai dan fungsinya tidak menurun dengan tajam. Ketika sudah pada ambang batas penyusutan, perusahaan bisa mengamil sikap. Misalnya, perusahaan memutuskan untuk menggantinya.

Di sisi lain, pemonitoran menggunakan sistem web akan jauh lebih memudahkan inventarisasi. Monitoring tidak perlu dilakukan menggunakan cara manual.

Namun, inventarisasi dan monitoring secara akurat dapat dilihat dalam sistem informasi.

Mempermudah Pembuatan Anggaran

Seperti yang sudah Anda ketahui sebelumnya, aset cenderung akan mengalami penyusutan nilai dan fungsi jika digunakan dalam waktu lama. Oleh sebab itulah dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memantau setiap saat.

Sistem informasi ini akan memberikan dukungan untuk membuat rancangan anggaran. Rancangan tersebut dibutuhkan untuk pembiayaan eksternal seperti pembelian, perbaikan, pemeliharaan dan sebagainya. Bisa juga disebut untuk biaya operasional.

Menghindari Pembelian Berlebihan

Tidak selamanya sebuah perusahaan harus membeli aset baru ketika aset lama mengalami penyusutan nilai dan fungsi. Artinya, adanya sistem informasi manajemen aset berbasis web ini dapat mengurangi pembelian berlebihan.

Sistem tersebut akan memberikan informasi tentang aset apakah perlu dilakukan pemeliharaan, perbaikan, atau harus diganti. Pembelian secara berlebihan justru akan menambah biaya operasional yang akan membebani keuangan perusahaan.

Menciptakan Manajemen Risiko

Manajemen risiko dibutuhkan untuk setiap perusahaan. Tujuannya adalah meminimalisir sebanyak mungkin kemungkinan adanya kerugian. Begitu juga dengan pengelolaan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh perusahaan.

Sistem ini memberikan dukungan tersebut dengan data yang bisa dibaca secara realtime. Misalnya, kapan harus membeli sarana prasarana baru atau kapan harus melakukan perawatan menyeluruh.

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Berbasis Web yang Sering Dipakai

Dalam sistem informasi manajemen, VermaVATS adalah software yang banyak digunakan sebagai aplikasi sistem informasi manajemen aset berbasis web.

Secara teknis, VermaVATS memiliki banyak kelebihan. Salah satunya adalah mampu memberikan tracking aset dari sebuah perusahaan dengan lebih mudah.

Di sisi lain, VermaVATS juga mudah dipakai jika Anda ingin melakukan update informasi serta monitoring.

Menariknya, Anda bisa menggunakannya selama terhubung dengan jaringan internet dan membukanya lewat web browser.

Memang, secara teoritis dan praktis, manajemen aset sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan. Pastinya, tidak ada yang ingin adanya penyusutan aset. Itulah mengapa sistem informasi manajemen aset berbasis web ini diperlukan.

Baca Selengkapnya

Wahyu Blahe

Guru SEO, Blogger Medan, Public Speaker, Digitalpreneur, Konsultan Digital Marketing | WA: 085261199133

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button